LAMONGAN – Semangat persatuan antara TNI dan masyarakat kembali terwujud dengan jelas di Desa Tlemang. Anggota Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0812/Lamongan berkolaborasi dengan mahasiswa yang menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk melaksanakan program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, yang mengedepankan pelatihan dan pengembangan budidaya jamur di Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

Inisiatif kolaboratif ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik desa, tetapi juga bertujuan untuk memperkuat perekonomian masyarakat setempat. Dengan memadukan disiplin militer dan ilmu pengetahuan, kumbung jamur sederhana di Desa Tlemang diubah menjadi tempat yang memiliki potensi ekonomi tinggi bagi penduduk sekitar.

Dalam kegiatan manunggal ini, para prajurit TNI dan mahasiswa tampak bekerja sama mulai dari pembuatan media tanam (baglog), proses sterilisasi, inokulasi bibit, hingga pengaturan suhu dan kelembapan dalam kumbung. Pengalaman lapangan yang dimiliki prajurit berpadu dengan ide-ide kreatif mahasiswa KKN terkait pemanfaatan teknologi dan strategi pemasaran digital.

“TMMD tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga tentang memberdayakan warga secara ekonomi. Kehadiran mahasiswa KKN memberikan semangat baru; inovasi mereka berpadu dengan kerja keras kami demi menciptakan ketahanan pangan dan peningkatan pendapatan yang berkelanjutan di Desa Tlemang,” kata Perwakilan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan, peltu Saiful.

Desa Tlemang memiliki iklim yang cocok untuk budidaya jamur tiram dan jenis jamur konsumsi lain, sehingga menjadi lokasi yang ideal. Selain proses pembelajaran yang relatif mudah, budidaya jamur juga menawarkan siklus panen cepat dan permintaan pasar yang stabil.

Keterlibatan mahasiswa dan TNI aktif ini membangkitkan semangat warga setempat. Mereka tidak hanya dilatih tentang cara panen, tetapi juga dibimbing memahami rantai pasok dan diversifikasi produk jamur untuk meningkatkan nilai jual.

“Kerja sama dengan TNI dari Kodim 0812 memberikan kami pengalaman yang berharga. Kami belajar tentang disiplin dan praktik lapangan, sedangkan kami memberikan kontribusi dari segi teknis dan pemasaran. Semoga budidaya jamur ini dapat menjadi legasi yang terus berkembang di Tlemang,” komentar Koordinator Mahasiswa KKN.

Dengan adanya program terpadu TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan, diharapkan Desa Tlemang dapat menjadi pusat budidaya jamur yang mandiri di Kabupaten Lamongan. Sinergi antara berbagai elemen ini menunjukkan bahwa ketika kekuatan wilayah dan pengetahuan akademis bersatu, kesejahteraan masyarakat desa dapat terwujud dengan nyata dan berkelanjutan. (Pendim0812)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *