BOJONEGORO, – Acara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, bukan hanya menyisakan bangunan fisik yang bermanfaat. Peristiwa penting ini juga dimeriahkan oleh kegiatan sosial melalui pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis yang menarik perhatian ratusan warga sekitar.

Kegiatan yang dilakukan adalah hasil kerjasama antara pihak TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dan Dinas Kesehatan, berkolaborasi dengan tim medis dari Puskesmas Kesongo. Ini membuktikan bahwa hubungan erat antara TNI dan masyarakat mencakup aspek penting yang langsung dirasakan, yaitu kesehatan.

Dalam layanan kesehatan ini, tim medis memberikan pemeriksaan mendalam yang mencakup cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, serta pengukuran tinggi dan berat badan. Dengan adanya sedikitnya delapan perawat serta seorang dokter yang terjun langsung, setiap warga mendapatkan layanan yang optimal.

Kepala Puskesmas Kesongo, dr. Bowo Luhur Santoso, menyatakan bahwa peran petugas kesehatan dalam program TMMD bertujuan untuk memberikan manfaat langsung sekaligus mendeteksi lebih awal kemungkinan penyakit kronis. “Berkat kerja sama dalam acara ini, kami dapat memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis. Jika ada yang memerlukan penanganan, dokter siap meresepkan obat sekaligus memberikan edukasi kesehatan,” ungkap dr. Bowo.

Selain memberikan layanan kesehatan, para petugas juga membawa makanan tambahan untuk masyarakat. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang demi kesehatan keluarga di pedesaan. Di tengah antusiasme warga, dr. Bowo juga memberikan imbauan tentang kewaspadaan terhadap perubahan iklim dan bahaya penyakit saat musim kemarau, terutama dalam hal kualitas air.

Warga Desa Kesongo diajak untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan air, agar tidak menjadi sarang nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD). Ia menghimbau agar warga rutin memeriksakan kesehatan dan menjaga kebersihan lingkungan.

Bagi masyarakat Kedungadem, keberadaan posko kesehatan TMMD ini bagaikan sumber harapan yang memudahkan mereka untuk mendapatkan layanan medis tanpa perlu menempuh jarak jauh. Hadi (56), salah satu warga, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan melalui program ini. “Layanan kesehatan gratis sangat membantu kami, dengan ini kami bisa mengetahui kondisi kesehatan tanpa biaya dan tanpa harus pergi jauh. Terima kasih kepada TMMD 129 Kodim 0813 Bojonegoro, program ini sangat berarti bagi kami,” kata Hadi.

Penutupan TMMD ke-129 di Desa Kesongo menciptakan kesan positif. Dengan menggabungkan pembangunan fisik dan jaminan kesehatan sosial, diharapkan kerjasama antara TNI, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat akan terus kokoh, membawa perubahan positif bagi kesehatan dan kesejahteraan desa-desa di Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *