Cilegon – Kodim 0623/Cilegon terus mempercepat upaya penyediaan tempat tinggal yang aman dan sehat bagi masyarakat yang tidak mampu. Dalam rangka program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada kegiatan TMMD ke-128, proyek renovasi rumah milik Ibu Endang yang terletak di Link Sukasari RT 002 RW 006, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulo Merak, kini telah mencapai perkembangan sebesar 85 persen per tanggal Minggu (17/05/2026). Bangunan yang dahulu dalam kondisi rapuh kini telah berubah menjadi struktur permanen yang tahan lama.
Saat ini, tim pelaksana tengah mengerjakan penyelesaian detail baik interior maupun eksterior rumah. Fokus pada tahap akhir ini melibatkan pengecatan dua kamar tidur, perapihan dan pemasangan plafon, serta penataan atap asbes di bagian belakang rumah, disertai dengan penginstalan pintu kamar. Anggota Satgas bersama masyarakat sekitar juga mulai membersihkan area sekitar dari sisa-sisa material agar pekarangan rumah terlihat bersih dan siap untuk penyerahan kunci.
Sebagian besar elemen utama dari rumah sehat tersebut sudah sepenuhnya selesai dikerjakan. Ruang tamu, teras depan, instalasi sanitasi kamar mandi, serta pemasangan kusen dan daun pintu serta jendela telah total rampung. Ketepatan waktu dalam penyelesaian ini didorong oleh tiga pekerja lokal yang dibantu secara aktif oleh dua ahli dari Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur).
Strategi pengerjaan melalui sistem padat karya yang melibatkan Pokmas menjadi fokus dalam mempercepat proses pembangunan ini. Menurut Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., partisipasi warga secara aktif terbukti meningkatkan efisiensi pencapaian target di lapangan. Selain itu, keterlibatan masyarakat di awal proyek bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap fasilitas yang telah dibangun.
“Kami mempercayakan pelaksanaan RTLH ini kepada Pokmas lokal agar warga dapat merasa memiliki. Kegiatan TMMD tidak hanya sekadar membangun fisik, tetapi juga meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di antara masyarakat dalam lingkungan mereka,” ungkap Letkol Inf Imam Buchori dalam pernyataannya.
