Cilegon – Perlindungan generasi muda di kawasan Cilegon semakin diperkuat lewat kerjasama antara berbagai lembaga. Dalam rangka program nonfisik TMMD ke-128, Kodim 0623/Cilegon bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan langkah-langkah untuk mengatasi ancaman narkotika di kalangan pelajar.
Kegiatan yang diadakan pada Senin, (18/5/2026) ini berlangsung di SMPN 6 Cilegon dan mendapatkan respon positif dari siswa maupun staf pengajar. Kegiatan ini menunjukkan tingginya kepedulian semua pihak terhadap masalah penyalahgunaan narkoba yang meresahkan.
Sosialisasi ini dibuka dengan upacara bendera dilanjutkan dengan diskusi interaktif tentang bahaya narkotika. Metode ini dianggap mampu menjadi realisasi nyata dari program kerja nonfisik TMMD yang diusung pada tahun ini.
Kapten Infanteri Muhammad Rijal yang menjabat sebagai Pasiter Kodim 0623/Cilegon memimpin upacara tersebut. Di momen itu, ia memberikan klarifikasi mengenai berbagai proyek pembangunan fisik yang sedang dilaksanakan di Kecamatan Pulomerak, termasuk peningkatan jalan, drainase, serta renovasi rumah tak layak huni dan penyediaan air bersih.
Kapten Rijal menegaskan pentingnya pembangunan mental di samping pembangunan infrastruktur fisik. Ia menekankan perlunya perhatian lebih pada karakter remaja sehingga menjadi salah satu fokus utama dalam program ini.
Yeni Rahmiani M.Pd., sebagai Kepala SMPN 6 Cilegon, mengungkapkan rasa terima kasihnya dan sangat mendukung inisiatif ini. Dia menganggap pelatihan ini sebagai langkah efektif untuk membantu siswa melindungi diri mereka dari pengaruh negatif sekitar.
Di akhir sesi, penyuluh dari BNN Kota Cilegon, Hendra, mengingatkan para siswa agar selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal. Ia juga menjelaskan bahwa modus penyelundupan narkoba kini sering dilakukan dengan menyamarkannya dalam bentuk makanan ringan atau minuman.
