BOJONEGORO, – Sebuah alat sederhana seperti sapu lidi, dalam genggaman prajurit TNI, berfungsi sebagai simbol dari komitmen yang tiada henti.
Di depan sebuah rumah yang sedang direnovasi di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, salah satu anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro terlihat berjongkok dengan penuh perhatian.
Dengan gerakan yang lembut dan terarah, ia menyapu permukaan semen yang masih basah menggunakan sapu lidi pada Senin (3/8/2026).
Tindakan ini lebih dari sekedar membersihkan; ini merupakan teknik penyelesaian yang diterapkan dalam proyek perbaikan rumah milik Ibu Jasmiati, yang tinggal di RT.009 RW.003 Desa Kesongo.
Penggunaan sapu lidi di sini dimaksudkan untuk menciptakan tekstur halus pada lantai semen, sehingga hasil akhirnya tidak licin, aman digunakan, dan tetap menarik secara visual.
Pada proyek rehabilitasi RTLH ini, TMMD tidak hanya berfokus pada kecepatan, tetapi juga pada kualitas yang memastikan bangunan dapat bertahan lama dan memberikan keamanan bagi penghuninya.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menekankan pentingnya memperhatikan setiap detail sejak tahap fondasi hingga finishing.
“Semua tahapan, termasuk penyelesaian lantai, kami lakukan dengan seksama agar kualitasnya optimal. Kami berharap rumah ini bisa segera dituntaskan agar Ibu Jasmiati dan keluarganya dapat merasakan kenyamanan dan keamanan untuk jangka panjang,” ujarnya.
Teknik penggunaan sapu lidi pada adonan semen yang basah terbukti efektif dalam menciptakan permukaan lantai yang aman, terutama dalam mencegah risiko tergelincir saat cuaca hujan atau basah.
Bagi Ibu Jasmiati, setiap perubahan di rumahnya menandakan harapan baru. Melihat prajurit TNI yang bekerja dengan penuh ketekunan dan keramahan di rumahnya, ia merasa sangat terharu dan bersyukur.
Rumah yang sebelumnya tidak layak kini telah bertransformasi menjadi hunian yang solid, bersih, dan nyaman untuk ditinggali.
“Alhamdulillah, saya sangat berbahagia dan bersyukur. Terima kasih kepada semua anggota TNI yang telah bekerja keras untuk memperbaiki rumah kami. Semoga mereka selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam tugas,” ungkap Ibu Jasmiati dengan penuh kegembiraan.
Melalui TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, hubungan emosi antara TNI dan masyarakat semakin menguat.
Proyek RTLH yang dilakukan di rumah Ibu Jasmiati menjadi contoh nyata bahwa pembangunan bukan hanya sekedar fisik, tetapi juga tentang memberi perhatian, kehangatan, dan harapan baru bagi masyarakat desa.
