Gresik – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, telah mengukir pencapaian yang menggembirakan. Hingga tanggal 16 Mei 2026, proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang menjadi salah satu fokus utama, tercatat telah mencapai tingkat kemajuan sekitar 80 persen. Di balik kemajuan ini, terlihat jelas sinergi yang kokoh antara anggota TNI dan masyarakat lokal.
Selama ini, masyarakat merasa khawatir dengan adanya akses jalan persawahan yang rawan mengalami erosi, terutama saat hujan deras. Infrastruktur TPT yang sedang dikerjakan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menjaga kestabilan tanah, yang tentunya akan mendukung kelancaran berbagai kegiatan pertanian warga setempat.
Pelaksanaan proyek berlangsung dengan efisiensi tinggi berkat sinergi yang kompak antara prajurit TNI dan warga dari pagi hingga siang hari. Sutiman, salah seorang warga yang turut serta dalam pembangunan, mengungkapkan kebanggaannya dapat berkolaborasi dengan para tentara. Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan yang terbangun setiap hari menjadi kunci penting dalam percepatan pelaksanaan proyek infrastruktur desa ini.
“Saat ini pembangunan sudah hampir 80 persen, dan semua pihak sangat kooperatif serta saling mendukung,” ungkap Sutiman saat diwawancarai di lokasi pembangunan pada Sabtu siang. Suasana akrab antara TNI dan masyarakat terlihat jelas sepanjang area proyek, di mana mereka bekerja sama mengangkat material dan memasang batu demi menciptakan fasilitas desa yang lebih kuat, aman, serta nyaman untuk dinikmati oleh seluruh masyarakat.
