BOJONEGORO, – Suara musik yang penuh semangat menggema di Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro pada Senin (3/8/2026).
Warga setempat tampak ceria dengan tawa riang, mereka bergerak serempak ke kanan dan kiri, menari mengikuti irama yang menggetarkan suasana.
Menariknya, angkatan bersenjata dari TNI berseragam loreng juga ikut serta dalam gerakan ini, menunjukkan rasa kebersamaan dan semangat tanpa rasa ragu.
Kegiatan menyenangkan ini merupakan bagian dari Sosialisasi Senam Line Dance yang dilaksanakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro.
Acara ini menjadi salah satu program nonfisik dari TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang diprakarsai oleh Kodim 0813 Bojonegoro, diikuti oleh tidak kurang dari 70 peserta yang terdiri atas kader PKK, wali murid TK Dharma Wanita Kesongo, serta komunitas olahraga setempat.
Rita Cahyani, Kepala Bidang Keolahragaan Dinpora Kabupaten Bojonegoro, menjelaskan bahwa pemilihan senam Line Dance bertujuan untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan berbagai variasi olahraga baru yang menyenangkan di kalangan warga desa.
“Dengan kegiatan ini, kami ingin masyarakat terbiasa dengan hidup sehat melalui olahraga. Kami berharap warga Desa Kesongo semakin bugar, sehat, dan bahagia. Selain itu, Senam Line Dance juga kami kenalkan sebagai bentuk olahraga yang bersifat rekreatif,” terang Rita.
Line Dance, yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), adalah jenis olahraga tari yang menuntut peserta untuk bergerak serempak berdasarkan sebuah koreografi tertentu.
Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk kebugaran tubuh namun juga membantu meningkatkan konsentrasi dan memori. Rita menambahkan, sosialisasi ini direncanakan berlangsung selama dua hari: hari pertama berfokus pada pengenalan gerakan dasar dan teori, sedangkan hari kedua akan diisi dengan praktik langsung untuk mengukur pemahaman peserta.
Umumnya, program TMMD dikenal dengan proyek pembangunan jalan, jembatan, maupun renovasi rumah. Namun, melalui kerja sama ini, Kodim 0813 Bojonegoro menggarisbawahi pentingnya kesehatan mental dan fisik sebagai pondasi vital dalam pembangunan.
Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengungkapkan apresiasi besar atas kolaborasi yang terjalin.
“TMMD tidak hanya berkonsentrasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan kesehatan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Ini adalah inti dari semangat TMMD, menyentuh pembangunan desa tidak hanya secara fisik tetapi juga pada kualitas hidup masyarakatnya,” tegas Lettu Ckm Purnomo.
Dengan harmoni gerakan di ruangan balai desa, kerjasama antara TNI, pemerintah daerah, dan warga Kesongo menegaskan bahwa pembangunan desa adalah hasil dari semangat, rasa kebersamaan, serta kesehatan tubuh yang optimal.
