Pekerjaan Pelamiran Dinding RTLH TMMD 128 Telah Dimulai

Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada titik 5 dalam kegiatan TMMD ke-128 yang dilaksanakan oleh Kodim 0405/Lahat kini memasuki fase pelamiran dinding. Pekerjaan ini berlangsung di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, pada hari Sabtu (16/5/2026). Saat ini, anggota Satgas TMMD bekerja sama dengan para tukang dan masyarakat setempat untuk melaksanakan…

Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada titik 5 dalam kegiatan TMMD ke-128 yang dilaksanakan oleh Kodim 0405/Lahat kini memasuki fase pelamiran dinding. Pekerjaan ini berlangsung di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, pada hari Sabtu (16/5/2026). Saat ini, anggota Satgas TMMD bekerja sama dengan para tukang dan masyarakat setempat untuk melaksanakan proses pelamiran pada dinding bangunan.

Proses pelamiran dinding dilakukan dengan menggunakan campuran semen yang diterapkan dengan cermat dan teratur setelah tahap plester dinding sebelumnya berhasil diselesaikan. Tahap ini sangat penting dalam tahap akhir pembangunan agar kualitas akhir bangunan dapat terlihat lebih halus, kuat, dan nyaman untuk dihuni oleh penghuninya.

Sugeng Purwadi, Wakil Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat, menjelaskan bahwa dimulainya tahap pelamiran menunjukkan bahwa pembangunan RTLH di titik 5 telah mencapai kemajuan signifikan dan mendekati penyelesaian. “Tahap pelamiran bangunan Rehab RTLH titik 5 sudah mulai dikerjakan dalam rangka proses penyelesaian agar hasilnya ideal,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa semua pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan selalu mengutamakan mutu bangunan sehingga rumah yang direhab benar-benar layak dan nyaman bagi masyarakat yang menerimanya. “Kami terus berupaya untuk menyelesaikan setiap tahapan dengan baik demi memberikan hasil yang terbaik bagi masyarakat,” tuturnya. Dengan dimulainya tahap pelamiran ini, Satgas TMMD optimis bahwa proses rehabilitasi RTLH akan selesai sesuai dengan jadwal, sehingga dapat segera digunakan oleh warga yang membutuhkan.