Pinrang_ Komitmen untuk memberi yang terbaik bagi masyarakat diperlihatkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1404/Pinrang. Dengan kerja keras, disiplin, serta dukungan dari masyarakat, seluruh target yang ditetapkan dalam program TMMD berhasil dicapai secara keseluruhan hingga 100 persen pada Rabu (12/8/2026).

Capaian ini merupakan sebuah pencapaian yang menunjukkan keseriusan Satgas dalam melaksanakan amanah pembangunan di kawasan pedesaan. Program yang dilaksanakan tidak hanya sebatas pembangunan fisik tetapi juga menyasar berbagai kegiatan yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat, seperti kesehatan, pertanian, ketahanan pangan, sosial, dan peningkatan kualitas tempat tinggal.

Sejak pelaksanaan TMMD dimulai, personel Satgas terus berusaha keras di lapangan. Dapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, TNI-Polri, serta masyarakat sekitar, seluruh sasaran pembangunan dilakukan dengan ritme yang bertahap dan penuh semangat gotong royong.

Pada aspek fisik, Satgas TMMD Ke-129 berhasil menyelesaikan pembangunan jalan tani sepanjang 1.568 meter dengan lebar 5 meter yang diharapkan dapat membantu meningkatkan mobilitas para petani. Selain itu, pembangunan talud sepanjang 3.136 meter juga telah rampung, berfungsi untuk menjaga kondisi jalan agar tetap kuat dan dapat digunakan masyarakat secara berkelanjutan.

Keberhasilan juga terlihat dalam penyelesaian infrastruktur lainnya seperti 1 unit duiker dan 4 unit gorong-gorong. Seluruh sasaran fisik ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di daerah tersebut.

Sementara itu, aspek nonfisik juga tak luput dari perhatian, di mana berbagai penyuluhan berhasil dilaksanakan dengan baik. Kegiatan ini mencakup penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, pencegahan narkoba, hukum, dan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat mengenai isu-isu penting.

Selanjutnya, sejumlah program unggulan TNI AD juga berhasil diselesaikan, termasuk pembangunan 5 titik sumur bor dan renovasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang semuanya dilakukan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Keberhasilan TMMD Ke-129 tidak terlepas dari kerjasama harmonis antara berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, pemerintah lokal, dan warga. Hal ini membuktikan bahwa program TMMD bukan hanya sebuah proyek pembangunan, tetapi juga sebuah gerakan sosial yang mengedepankan kolaborasi dan semangat gotong royong.

Komandan Satgas, Letkol Czi Imam Subekti, S.E., M.Sc., juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua yang terlibat. Ia menekankan pentingnya untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dilakukan agar bisa bermanfaat dalam jangka panjang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Tanratuo, Andi Asrul, S.H., M.H., juga menyatakan apresiasi tinggi terhadap keberadaan Satgas TMMD. Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat dalam berbagai aspek dan memperkuat hubungan antara TNI dan warga.

Secara keseluruhan, pelaksanaan TMMD Ke-129 menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada pembangunan manusia melalui kepedulian sosial. Dengan semuanya yang telah dicapai, masyarakat kini merasakan manfaat nyata dari program ini, hasil yang tidak hanya dilihat dari angkanya namun dari dampak yang dirasakan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *