Pangkalan Banteng – Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang digerakkan oleh Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1014/Pangkalan Bun terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan di Desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng, pada Selasa (12/05/2026). Saat ini, proyek tersebut telah memasuki fase pengerjaan bagian dalam, di mana personel Satgas mulai fokus pada pembuatan rangka kayu yang menjadi pemisah antar ruang dengan memprioritaskan penggunaan material yang berkualitas.
Pemilihan kayu yang berkekuatan tinggi dan tahan lama menjadi perhatian khusus dalam pembangunan RTLH ini. Setiap elemen dari bangunan dikerjakan dengan seksama, diharapkan menghasilkan rumah yang tidak hanya aman tetapi juga nyaman untuk ditinggali oleh masyarakat yang mendapatkan bantuan.
Di lokasi proyek, terlihat personel Satgas bekerja dalam suasana yang harmonis, melakukan pengukuran, pemotongan, hingga pemasangan rangka kayu. Kerja sama antara anggota TNI dan masyarakat juga terlihat jelas, yang mana hal ini berkontribusi besar dalam mempercepat proses konstruksi.
Letkol Inf Makin S.Sos., M.I.P., yang menjabat sebagai Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 1014/Pbn, menegaskan bahwa kualitas bangunan adalah hal yang sangat diperhatikan dalam setiap proyek RTLH. \”Kami berkomitmen agar rumah yang dibangun melalui program TMMD ini memberikan manfaat jangka panjang. Oleh sebab itu, kami memastikan penggunaan material yang bermutu tinggi sehingga rumah tersebut dapat lebih kuat, aman, dan nyaman untuk para penghuninya,\” ujarnya.
Tidak hanya fokus pada kualitas material, Satgas juga berupaya untuk mempercepat proses pengerjaan agar seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu. Resonansi positif datang dari masyarakat Desa Sungai Hijau yang sangat mengapresiasi program RTLH ini. Mereka merasa terbantu, karena hadirnya program TMMD tidak hanya menghadirkan rumah, tetapi juga memberikan harapan untuk menjalani hidup yang lebih baik.
Dengan berjalannya proyek secara maksimal, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1014/Pbn berharap program RTLH ini dapat menjadi simbol kepedulian TNI terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan.
