Semangat Gotong Royong dalam TMMD 128: Tanggul Jalan Tani di Gresik

Gresik – Di tengah teriknya matahari, semangat TNI dan masyarakat tidak luntur saat bersatu di sawah Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Dalam proyek TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik, tim Satgas berkolaborasi dengan warga melakukan gotong royong untuk membangun Tanggul Penahan Tanah (TPT) pada jalur jalan tani, yang dilaksanakan pada Jumat (15/05/2026).…

Gresik – Di tengah teriknya matahari, semangat TNI dan masyarakat tidak luntur saat bersatu di sawah Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Dalam proyek TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik, tim Satgas berkolaborasi dengan warga melakukan gotong royong untuk membangun Tanggul Penahan Tanah (TPT) pada jalur jalan tani, yang dilaksanakan pada Jumat (15/05/2026).

Pengerjaan infrastruktur pertanian ini dipimpin oleh Lettu Arh Putu Suryawan. Sejak pagi, para personel TNI dan masyarakat setempat terbagi dalam berbagai tugas dari pengangkutan batu belah, meratakan material hingga menyusun pondasi, agar dapat memastikan daya tahan struktur tanggul dalam waktu yang lama.

Menurut Lettu Arh Putu Suryawan, pembangunan TPT ini sangat penting untuk melindungi jalur usaha tani dari ancaman. Struktur ini berfungsi untuk mencegah terjadinya erosi, tanah longsor, serta kerusakan jalan yang disebabkan oleh air ketika hujan, mengingat jalur ini merupakan akses penting bagi para petani.

“Jalan ini vital untuk transportasi hasil panen dan perlengkapan pertanian. Kami berharap pembangunan infrastruktur ini akan berdampak besar terhadap efisiensi logistik serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di Desa Slempit,” tegas Lettu Arh Putu Suryawan. Proyek TMMD ke-128 tidak hanya menghadirkan perbaikan fisik, tetapi juga memperkuat kembali ikatan gotong royong yang menjadi bagian dari budaya masyarakat pedesaan. Kolaborasi antara Kodim 0817/Gresik dan warga Slempit berhasil mengubah tantangan menjadi pembangunan yang berkelanjutan.