BANGLI – Tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, Satuan Tugas (Satgas) TMMD Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1626/Bangli juga memastikan kualitas setiap sasaran fisik yang dikerjakan. Hal tersebut terlihat saat personel Satgas melaksanakan finishing rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ni Nengah Madri di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Sabtu (8/8/2026).
Memasuki tahap akhir, personel Satgas melakukan pengecekan terhadap sejumlah bagian rumah. Pekerjaan diarahkan pada perapian dan penyempurnaan bagian-bagian yang masih membutuhkan penanganan sebelum proses rehabilitasi dinyatakan selesai.
Ketelitian menjadi perhatian utama dalam pekerjaan tersebut. Personel Satgas memastikan setiap bagian rumah dikerjakan secara optimal agar hasil akhir tidak hanya terlihat rapi, tetapi juga dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penerima manfaat.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., menegaskan bahwa pekerjaan finishing tetap mendapat perhatian serius meskipun rehabilitasi sudah mendekati tahap akhir.
“Walaupun sudah mendekati selesai, setiap bagian tetap kami periksa. Kami ingin hasil yang diberikan kepada masyarakat benar-benar baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa rehabilitasi RTLH merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang diarahkan untuk membantu meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat. Karena itu, hasil pekerjaan harus dapat memberikan manfaat nyata kepada keluarga penerima.
Pengerjaan rumah Ni Nengah Madri juga dilakukan dengan melibatkan semangat kebersamaan. Personel Satgas dan masyarakat saling membantu dalam menyelesaikan pekerjaan sehingga proses pembangunan dapat berjalan secara efektif.
Bagi Satgas, kualitas pembangunan menjadi bagian dari tanggung jawab dalam menjalankan program TMMD. Setiap pekerjaan yang dilakukan diharapkan mampu memberikan perubahan positif terhadap kondisi kehidupan masyarakat di wilayah sasaran.
Rumah Ni Nengah Madri kini telah mengalami perubahan setelah melalui berbagai tahapan rehabilitasi. Dengan pekerjaan finishing yang terus dikebut, rumah tersebut semakin mendekati kondisi akhir yang diharapkan.
Selain menghasilkan pembangunan fisik, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran personel Satgas di tengah warga menciptakan interaksi yang erat melalui aktivitas pembangunan secara bersama-sama.
Pelaksanaan TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli menjadi salah satu wujud nyata kontribusi TNI dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan. Melalui pekerjaan yang dilakukan secara terencana dan teliti, manfaat program diharapkan dapat dirasakan masyarakat secara langsung.
