TMMD 128: Renovasi Rumah Tak Layak Huni Keluarga Ibu Niah Hampir Selesai

CILEGON – Akhirnya, keluarga Ibu Niah dapat berharap untuk segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak. Dalam rangka program fisik utama TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon, proses renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Kebondalem hampir mencapai tahap akhir. Sampai dengan Minggu (17/05/2026), progres renovasi yang berlokasi di luar Komplek…

CILEGON – Akhirnya, keluarga Ibu Niah dapat berharap untuk segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak. Dalam rangka program fisik utama TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon, proses renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Kebondalem hampir mencapai tahap akhir. Sampai dengan Minggu (17/05/2026), progres renovasi yang berlokasi di luar Komplek Taman Cilegon RT 01 RW 05, Kecamatan Jombang, telah mencapai 95 persen.

Transformasi yang terjadi pada bangunan yang sebelumnya sudah tua dan tidak layak huni kini telah berubah menjadi rumah sehat yang kokoh dan teratur. Selama sepuluh tahun terakhir, Ibu Niah dan anak-anaknya hidup dengan keras di tengah masalah ekonomi dan kondisi tempat tinggal yang sangat memprihatinkan. Sumber penghasilan yang terbatas dari berdagang gorengan dan minuman anak-anak membuat impian untuk memperbaiki rumah hingga kini sulit terwujud, namun Satgas TMMD hadir memberikan solusi yang nyata untuk mereka.

Tim kerja yang terdiri dari empat warga setempat dan empat personel dari Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) telah bekerja keras untuk menyelesaikan proyek ini. Saat ini, mereka sudah memasuki tahap akhir pengerjaan, yang mencakup pengecatan interior dan eksterior serta pembersihan area pekarangan dari sisa-sisa material. Upaya ini dilakukan agar rumah tersebut dapat secepatnya diserahterimakan kepada keluarga yang berhak dan dapat ditempati dengan nyaman.

Keberhasilan program renovasi rumah ini sangat dipengaruhi oleh pendekatan padat karya yang diterapkan oleh Kodim Cilegon, menjadikan peran Kelompok Masyarakat (Pokmas) sebagai pendorong utama. Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., menyebutkan bahwa partisipasi aktif dari masyarakat sekitar sangat penting untuk mempercepat penyelesaian proyek dan sebagai media untuk membangun sinergi antara TNI dan rakyat.

“Kami memberi kepercayaan kepada Pokmas setempat untuk mengelola proyek RTLH ini agar rasa tanggung jawab terhadap lingkungan tumbuh. Fokus utama TMMD bukan hanya membangun bangunan fisik, tetapi juga menghidupkan semangat gotong royong serta meningkatkan rasa solidaritas di kalangan warga,” ujar Letkol Inf Imam Buchori.