BOJONEGORO, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-129 di tahun 2026 ini, yang berlangsung di Desa Kesongo, Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat aspek ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah Sosialisasi Penanaman Modal serta Kemudahan Berusaha yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) di Desa Kesongo. Kegiatan ini digagas oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bojonegoro, sebagai bagian dari inisiatif mendukung program non-fisik dalam TMMD ke-129 tahun ini.

Dalam acara yang dimulai pukul 09.00 WIB, terlihat sekitar 50 peserta yang merupakan pelaku UMKM lokal, usaha mikro, dan masyarakat setempat sangat bersemangat mengikuti sosialisasi ini. Mereka menerima informasi penting tentang legalitas usaha, cara mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta keuntungan dari perizinan yang dapat mendukung perkembangan bisnis mereka.

Dari pihak pemerintah, Sekretaris DPMPTSP, Palupi Hadi Ratih Dewanti, S.E., Kp., M.M., bersama dengan Komandan SST-1 Satgas TMMD ke-129, Letda Inf Ady Yuniarto, dan Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, hadir dalam sesi tersebut. Palupi menekankan bahwa memiliki NIB merupakan langkah krusial untuk memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha, yang pada gilirannya memperlancar akses terhadap berbagai fasilitas pinjaman dan program pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *