NUNUKAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang digelar oleh Kodim 0911/Nunukan kini telah memasuki minggu kedua pelaksanaannya. Pada fase yang sangat berarti ini, Satgas TMMD berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk mempercepat proses pembangunan jalan tani yang panjangnya mencapai 3.000 meter di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia yang terletak di Kabupaten Nunukan.

Penggunaan alat berat yang berpadu dengan upaya gotong royong warga terus dilakukan untuk menyusuri daerah berbukit dan hutan yang lebat. Jalur yang sebelumnya terendam lumpur kini sedang dikerjakan, berpotensi menjadi jalur vital bagi pertumbuhan ekonomi warga sekitar. Selain fokus pada jalan tani, TMMD juga menyentuh rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembuatan saluran drainase, serta konstruksi jembatan penghubung.

Dandim 0911/Nunukan yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke-129 menyatakan keyakinan bahwa semua sasaran akan selesai sebelum penutupan acara yang dijadwalkan pada Agustus mendatang.

“Memasuki minggu kedua ini, progres dari semua jenis pekerjaan baik fisik maupun non-fisik mengalami kemajuan yang signifikan. Semangat kebersamaan dari masyarakat perbatasan sangat berpengaruh dalam kesuksesan program TMMD ini,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *