BOJONEGORO, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 0813 Bojonegoro terus menunjukkan hasil signifikan, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah tersebut.

Saat ini, Satgas TMMD fokus pada pembangunan mushola serta fasilitas MCK di area rest area terpadu yang berada di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Proyek ini berlokasi di samping Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan target penyelesaiannya dikebut agar segera memberikan manfaat bagi masyarakat setempat serta pengguna jalan.

Di tengah panasnya sinar matahari yang menyinari kawasan perbatasan, dedikasi dan semangat personel Satgas TMMD ke-129 bersama warga Desa Kesongo terus berkobar. Tindakan gotong royong terlihat setiap hari, di mana prajurit TNI dan masyarakat bekerja sama dalam mengaduk material, menyusun batu bata, serta menyelesaikan struktur bangunan dengan baik.

Komandan SSK Satgas TMMD ke-129, Lettu Ckm Purnomo, menyatakan bahwa fasilitas ibadah dan sanitasi ini sangat diperlukan agar rest area bisa digunakan dengan nyaman. “Rest area ini bukan hanya sekadar tempat berhenti, tetapi juga menyediakan sarana ibadah dan sanitasi yang memadai untuk seluruh pengguna jalan. Kami terus berupaya agar pembangunan selesai sesuai dengan yang direncanakan,” tegasnya, Jum’at (24/7/2026).

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyambut dengan antusias kehadiran rest area tersebut. Ia menilai lokasi pembangunan sangat strategis karena terletak di jalur vital antara Kabupaten Bojonegoro dan Lamongan yang padat dengan lalu lintas kendaraan. Pemerintah Desa Kesongo juga berencana menjadikan area ini tidak hanya sebagai tempat istirahat, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Di area rest area, akan ada stan yang diperuntukkan bagi pelaku UMKM di Desa Kesongo untuk mempromosikan dan menjual produk unggulan mereka. Dengan demikian, tempat ini diharapkan menjadi destinasi yang ideal untuk mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa serta mengembangkan keberlanjutan ekonomi warga di perbatasan.

“Kedepannya, kami akan menyediakan tempat bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk-produk unggulan mereka. Kami berharap rest area ini menjadi titik singgah yang juga menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat,” pungkas Kusnadi.

Kehadiran rest area yang dilengkapi dengan mushola, MCK, dan area UMKM ini menjadi contoh nyata bahwa TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro bukan hanya fokus pada pembangunan fisik tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan fasilitas publik yang bermanfaat dan berdaya ekonomi tinggi.

Dengan kolaborasi antara TNI, Pemerintah Desa, dan masyarakat, Desa Kesongo kini memiliki ikon baru sebagai kawasan perbatasan yang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian Bojonegoro dan Lamongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *