NUNUKAN — TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan, yang berlokasi di perbatasan RI-Malaysia, kini berada di minggu kedua pelaksanaan. Kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, masyarakat setempat, dan komunitas terus dimantapkan untuk memenuhi seluruh target program hingga pertengahan Agustus 2026.
Salah satu pencapaian utama adalah pengerjaan akses jalan tani sepanjang 3 Km, yang sedang dikebut untuk menghubungkan area perkebunan dengan jalur utama. Proses ini melibatkan alat berat serta gotong royong warga sehingga distribusi hasil pertanian dapat ditingkatkan.
Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga menjadi perhatian, dengan tahap saat ini adalah pemasangan struktur utama. Bersamaan dengan itu, pembangunan saluran drainase dan jembatan penyeberangan juga dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Di sisi lain, kegiatan non-fisik seperti penghijauan kawasan rawan longsor di Bukit Bendera serta penanaman 160 bibit mangrove di Sebatik Barat menjadi bukti komitmen. Dandim 0911/Nunukan menegaskan bahwa partisipasi masyarakat adalah faktor utama dalam kelancaran setiap kegiatan yang dilakukan.
